Keanekaragaman
hewan vertebrata Indonesia
Indonesia
mempunyai keanekaragaman terbanyak menurut versi BBC dan dilihat dari hewan
vertebrata yang ada dan hidup di Indonesia. Mulai dari Sabang hingga Merauke, setiap
daerah mempunyai hewan-hewan khasnya sendiri-sendiri. Keanekaragaman ini
disebabkan Indonesia merupakan tempat dimana 2 benua bertemu yakni benua
Asia dan benua Eropa. Setiap benua mempunyai hewan-hewan yang khas, dan
Indonesia merangkum semuanya itu menjadi hewan yang unik.
Mari
kita lihat keanekaragaman Indonesia mulai dari pulau paling barat Indonesia,
yakni pulau Sumatera.Di pulau Sumatera terdapat berbagai jenis hewan , tapi
yang menjadi khas ada beberapa, yakni :
1. Harimau Sumatera ( Panthera
tigris sumatrae )
Harimau Sumatera merupakan
hewan mamalia, spesies harimau yang paling kecil ukuran tubuhnya, harimau
merupakan hewan yang langka sekarang ini sudah berada di zona kritis
sehingga dilindungi oleh pemerintah. Mendapati atau menemukan harimau
dalam kawanannya merupakan hal langka, karena dalam hutan Sumatera tidak
terdapat tempat yang lapang. Sering terlihat bahwa harimau melakukan perburuan
sendiri di dalam hutan. Harimau merupakan hewan karnivora yakni pemakan daging.
Di Sumatera harimau merupakan predator yang paling unggul, karena tidak ada saingannya.
2 2. Badak
Sumatra ( Dicerorhinus sumatrensis)
Keberadaan Badak
Sumatera (Dicerorhinus sumatrensis) mungkin belum mampu melampaui
popularitas Badak Jawa.Badak Sumatera adalah satu-satunya badak Asia yang
memiliki dua cula. Berbeda dengan Badak Jawa yang hanya berbulu di bagian
telinga dan ujung ekornya saja, Badak Sumatera berbulu hampir di seluruh bagian
tubuhnya. Ukuran fisiknya juga tergolong yang paling kecil dibandingkan spesies
badak lainnya. Badak sumatera suka berendam didalam lumput pada siang hari.
3. Orang Utan Sumatra (pongo abelii)
Orangutan Sumatera
adalah jenis orangutan yang paling terancam di antara dua spesies orangutan
yang ada di Indonesia. Orang utan Sumatera mempunyai perbedaan dalam hal fisik
maupun perilaku. Spesies yang saat ini hanya bisa ditemukan di
propinsi-propinsi bagian utara dan tengah Sumatera ini kehilangan habitat
alaminya dengan cepat karena pembukaan hutan untuk perkebunan dan pemukiman
serta pembalakan liar. Orangutan Sumatera mempunyai kantung pipi yang panjang
pada orangutan jantan. Bulu-bulunya berwarna coklat kemerahan. Jantan dewasa umumnya
penyendiri sementara para betina sering dijumpai bersama anaknya di hutan.
4. Gajah Sumatera ( Elephas maximus sumatranus)
Gading gajah Sumatera
jantan relatif lebih pendek jika dibandingkan sub-species gajah lainnya,
sedangkan gajah betina memiliki gading yang sangat pendek dan tersembunyi di
balik bibir atas. Gajah sumatera sering memakan rumput yang tumbuh dalam
sungai, yang sebelumnya rumput tersebut di bersihkan dulu menggunakan
belalainya dikibas – kibaskan di air hingga bersih.
Dari pulau Sumatera
kita berpindah ke pulau Kalimantan. Pada pulau Kalimantan terdapat :
1. Orang utan Kalimantan
Orang utan Kalimantan
memiliki berat badan yang lebih berat dari sumatera. Pemakan buah dan juga
seringkali makan rayap.
2. Rangkong/ Enggang ( Tockus flavirostris)
Rangkong atau dalam daerah Kalimantan disebut Enggang termasuk hewan yang dilindungi karena sudah mulai berkurang populasinya. Burung ini diburu karena kecantikan paruhnya. Burung ini sangat besar untuk ukuran burung yang terbang. Makanan dari burung ini merupakan biji-bijian atau buah buni yanh berdaging.
Di Nusa Tenggara kita bisa
mendapati pulau Komodo, di pulau ini tentu saja ditemui binatang endemik pulau
ini yakni Komodo (Varanus komodoensis). Komodo merupakan hewan
reptil yang sudah purba. Komodo hanya ditemukan di pulau Komodo. Biasanya hewan
ini selalu menjulurkan lidahnya, sebagai alat reseptor pendeteksi adanya
mangsa, komodo dapat membau hingga kurang lebih 10 meter. Komodo dapat berlari
kurang lebih 60km/jam dan rahangnya sangat kuat. Air liur komodo mempunyai
racun yang mematikan, sehingga ketika racun sudah mengenai bagian tubuh hewan
akan mengakibatkan kematian secara langsung
pada mangsa.
pada mangsa.
Di ujung timur Indonesia
yakni pulau Papua terdapat berbagai jenis hewan yang berasal dari Australia
karena dahulunya pualu Papua dan Australia menyatu, maka ada kemiripan fauna.
1. Kasuari (Casuarius casuarius)
Merupakan hewan golongan Aves yang tidak bisa terbang. Kasuari diperlengkapi tanduk di atas kepalanya, yang membantu burung ini sewaktu berjalan di habitatnya di hutan yang lebat. Selain tanduk dikepalanya, kasuari mempunyai kaki yang sangat kuat dan berkuku tajam. Burung kasuari betina biasanya berukuran lebih besar dan berwarna lebih terang daripada jantan.Kasuari mempunyai tinggi hampir 200 cm. Bila sudah bertelur maka sang betina akan meninggalkan telurnya dan sang jantan akan merawatnya. Makanannya berupa buah-buahan yang dijatuhkan oleh burung atau hewan yang ada diatas pohon.
2.Cendrawasih,
Cendrawasih di Papua terdapat 38 jenis,tetapi disini saya hanya akan membahas 2
jenis cendrawasih saja.
A. Cendrawasih Wilson (Cicinnurus
respublica)
Burung
jantan dewasa memiliki bulu berwarna merah dan hitam dengan tengkuk berwarna
kuning, mulut hijau terang, kaki berwarna biru dan dua bulu ekor ungu
melingkar. Kulit kepalanya berwarna biru muda terang dengan pola salib ganda
hitam. Burung betina berwarna coklat dengan kulit kepala biru muda. Akan tetapi
burung jantan yang masih muda warnanya sama dengan burung betina, sehingga
burung jantan yang sudah waktunya untuk kawin salah incaran, sehingga
mengakibatkan pertarungan antara mereka. Burung jantan menarik perhatian dari
burung betina dengan menggunakan tarian, tarian ini depelajari dalam 7 tahun.
Cendrawasih ini biasanya hidup di tanah.
B. Cendrawasih merah ( Paradisaea
rubra )
Merupakan
aves, cendrawasih yang berada di pohon. Jantan akan menarik betina dengan
memainkan bulunya dengan tarian-tarian. Jantan mempunyai warna yang lebih
menarik daripada betinanya. Cendrawasih termasuk hewan endemik papua, termasuk
hewan yang terancam punah karena sering diburu untuk dijadikan hiasan.
3. Ekidna (Echidna)
5. Quoll (Didelphis
maculata)
Merupakan
hewan mamalia yang termasuk dalam ordo Marsupilai yakni mamalia berkantong.
Quoll di pulau Papua hampir sama dengan Harimau di pulau Sumatera, yakni
predator paling tinggi akan tetapi ukurannya hanya sebesar kucing lokal.
Makanannya berupa serangga, tikus, kadal dan lain-lain.

.jpg)





.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar